Penghapusan KJMU: Dampak Terhadap Mahasiswa

 Penghapusan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menimbulkan kekhawatiran terhadap kelangsungan pendidikan bagi sejumlah mahasiswa. Banyak penerima KJMU yang terancam putus kuliah karena nama mereka tidak terdaftar lagi sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut.


Faktor Alasan Penghapusan

Pemprov DKI Jakarta melakukan pemotongan anggaran sebagai faktor utama penghapusan data penerima KJMU.


Heru Budi Hartono, Pj Gubernur DKI Jakarta, mengatakan bahwa perubahan ini disebabkan oleh mekanisme baru dalam perubahan data penerima KJMU tahap 1 tahun 2024.


Dampak Terhadap Mahasiswa

Penghapusan KJMU dapat menimbulkan dampak negatif bagi kelangsungan pendidikan mahasiswa. Partai Buruh mendukung penerima KJMU yang terancam putus kuliah dan menyebutkan bahwa penghapusan ini dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kelangsungan pendidikan mereka.


Tindakan Pemprov DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta membuka pendaftaran ulang untuk mahasiswa yang ingin menjadi penerima KJMU. Hal ini dilakukan melalui situs web www.P4OP.jakarta.go.id/KJMU


Sisi Lain

DPRD DKI Jakarta menyoroti dampak penghapusan data penerima KJMU terhadap kekhawatiran putus kuliah bagi mahasiswa.


Penulis: Mochammad Rifqi Trisaldi


Sumber:

ANTARA News Yogyakarta, Pikiran Rakyat, Suara.com, KOMPAS.tv, Metro.tempo.co, Kompas TV, Megapolitan, Ayobandung, Democrazy News, Twitter, CNN Indonesia, Fajar.co.id, Suara.com, Liputan6,

 dan Telusur.co.id.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jakarta Masuk Peringkat 10 Kota Paling Macet di Dunia

Udara Jakarta Memburuk Meski Saat Libur, Dari Mana Polusi Udaranya?

Menjelajahi Semarak Jakarta Fair 2024: Sebuah Ulasan Lengkap